Yayasan Rancak Publik pada tahun 2023 ini menjadi mitra Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia untuk melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Ekonomi bagi Perempuan Penyintas Kekerasan melalui Bimbingan Teknis Kewirausahaan yang Berperspektif Gender. Kegiatan yang menyasar perempuan penyintas kekerasan ini bertujuan untuk memberikan alat, pengetahuan, dan dukungan yang diperlukan untuk menciptakan kemandirian ekonomi bagi perempuan penyintas sebagai upaya untuk membantu mereka melewati dampak kekerasan yang mereka alami, memulihkan diri, dan membangun kehidupan yang lebih baik.

 

Bimbingan teknis kewirausahaan yang berpesfektif gender ini diberikan kepada 200 perempuan penyintas kekerasan yang pelaksanaan dibagi dalam 5 batch yang tersebar pada tiga wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat, dengan rincian sebagai berikut:

  • Batch 1 di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, tanggal 5 s.d. 7 Oktober 2023.
  • Batch 2 di Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang, tanggal 8 – 10 Oktober 2023.
  • Batch 3 di Kabupaten Lima Puluh Kota, tanggal 13 – 15 Oktober 2023.
  • Batch 4 di Kecamatan Pauh Kota Padang, tanggal 1 – 3 November 2023.
  • Batch 5 di Kabupaten Pesisir Selatan, tanggal 6 – 8 November 2023.

 

Kegiatan Bimbingan Teknis dilaksanakan selama 3 hari, dimana pada hari pertama peserta diberikan pemahaman tentang gender termasuk kewirausahaan yang berpespektif gender. Materi pada hari kedua difokuskan pada kewirausahaan yang mengelaborasi sejumlah bahasan diantaranya strategi manajemen usaha, pengembangan usaha dengan konsep ABCD (Asset, Based, Community, Development), digitalisasi dan jaringan usaha perempuan, serta pemetaan usaha perempuan. Pada hari ketiga peserta bimtek diberikan pelatihan keterampilan merajut. Khusus di Kabupaten Pesisir Selatan, ketrampilan yang diberikan adalah membuat keripik dari daun kelor dan jagung, disesuaikan dengan potensi yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan. Ketrampilan ini diharapkan dapat menjadi skill baru bagi perempuan penyintas dan menjadi usaha tambahan yang dapat dilakukan oleh perempuan penyintas yang tentunya dibekali dengan pemahaman gender yang baik. Peserta juga diarahkan untuk memiliki komunitas yang mempunyai jaringan usaha dan bisnis terkait dengan keterampilan yang diberikan. Komunitas ini penting dibangun oleh peserta bimtek dalam mengembangkan ketrampilan yang mereka miliki untuk membantu peningkatan pendapatan keluarga.

 

Kegiatan Bimbingan Teknis Kewirausahaan yang Berperspektif Gender bagi Perempuan Penyintas ini juga dihadiri dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Provinsi Sumatera Barat, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Kabupaten/ Kota lokasi kegiatan Bimtek.

 

Batch 1 Kecamatan Koto Tangah Kota Padang

 

Batch 2 Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang

 

Batch 3 Kabupaten Lima Puluh Kota

 

Batch 4 Kecamatan Pauh Kota Padang


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *