Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia bekerjasama dengan Rancak Publik dan Asosiasi Pusat Studi Wanita/Gender dan Anak Indonesia (ASWGI) menyelenggraakan seminar nasional yang bertajuk “Seminar Nasional Peran Pusat Studi Gender dalam Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Berbasis Gender (KBG) di Indonesia” pada hari Senin tanggal 23 Oktober 2023 bertempat di ZHM Premiere Hotel Jl. Thamrin No. 27 Alang Laweh, Padang.

 

Seminar ini mengangkat isu Kekerasan Berbasis Gender (KBG) yang telah menjadi masalah yang tersebar luas, sistemik, mengakar secara budaya, dan telah dijadikan sebagai pandemi oleh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa. KBG banyak dialami oleh perempuan dikarenakan norma sosial dan gender yang dilekatkan kepadanya sebagai seorang perempuan. Untuk pencegahan dan penanganan KBG diperlukan sinergitas antar berbagai lembaga yang terkait langsung dengan tindak pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Untuk itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bekerjasama bekerjasama dengan ASWGI dan Rancak Publik melaksanakan seminar yang bertujuan untuk mendiskusikan serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di perguruan tinggi.

Seminar ini diikuti oleh pengurus ASWGI, Pusat Studi Gender dan Anak perguruan tinggi se-Indonesia yang merupakan anggota ASWGI, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten/ Kota, dan sejumlah NGO yang bergerak di bidang pemberdayaan dan perlindungan perempuan dan anak di Provinsi Sumatera Barat. Seminar ini menghadirkan tiga orang narasumber, Prof. Ir. Nizam, M.Sc, Ph.D dari Dirjen Diktiristek, Ir. Agus Wiryanto, M.Si dari Kementerian PPPA, dan Prof. Dr. Emy Susanri, M.A dari ASWGI.

Kategori: Diskusi

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *